Perbedaan Sertifikat Hak Milik (SHM) dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)

Bagi anda yang akan melakukan transaksi jual beli rumah maka sebaiknya silakan pahami terlebih dahulu beberapa kelengkapan surat yang sebaiknya harus dimiliki. Sebab kelengkapan surat sangatlah penting sebagai bukti kepemilikan rumah serta memperoleh perlindungan secara hukum. Selain itu, berhatikan pula status hunian tersebut supaya tidak ada masalah sesudah transaksi jual beli dilakukan. Dengan demikian bagi anda yang ingin tahu lebih jelas tentang kelengkapan jual beli rumah maka berikut akan dijelaskan perbedaan Sertifikat Hak Milik (SHM) dengan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB).

Perbedaan SHM dengan SHGB

Dalam jual beli rumah maka anda dibutuhkan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang merupakan jenjang sertifikat hak atas sebuah tanah yang terkuat. Dengan demikian pemegang SHM mempunyai kekuasaan penuh sebagai pemilik lahan dengan luas dan lokasi yang tercantum dalam surat tersebut. Tentunya nama yang tercantum dalam SHM menjadi pemilik yang seutuhnya serta tidak ada campur tangan kepemilikan bagi pihak lainnya.

Berbeda halnya dengan SHM, untuk Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) merupakan kewenangan yang diberikan pemerintah untuk menggunakan sebuah lahan yang bukan miliknya sendiri dalam jangka waktu 30 tahun. Kewenangan tersebut dilakukan atas dasar permintaan pemegang hal mengikat keperluan dan keadaan bangunan serta bisa diperpanjang sampai maksimum 20 tahun. Dengan demikian pemegang SHGB diberikan kuasa untuk mendirikan bangunan atau keperluan lainnya sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan. Biasanya SHGB cocok digunakan bagi lahan komersil.

Dari penjelasan tersebut bisa diketahui bahwa beda antara SHM dan SHGB yaitu pada tingkat kuasa serta jangkau waktu kepemilikan properti tersebut. Selain itu, SHM bisa diwariskan serta tidak mempunyai batas waktu. Sedangkan SHGB mempunyai batasan waktu namun diperbolehkan untuk melakukan perpanjangan waktu bagi penggunanya. SHM juga bisa anda jadikan sebagi jaminan pada lembaga keuangan untuk pengjuan kredit. Tetapi SHGB tidak bisa dijadikan sebagai jaminan bangunan. Sehingga bagi anda yang ingin berinvestasi jangka panjang sebaiknya pilih rumah yang sudah memiliki SHM.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai perbedaan antara SHM dan SHGB yang bisa menambah wawasan anda. Melalui penjelasan di atas kini anda bisa membedakan SHM dan SHGB yang sangat penting bagi sebuah bangunan sehingga nantinya bangunan yang anda miliki akan lebih berharga.

Ikatan Jual Beli serta Kewajiban dan Jaminan Penjual dalam PPJB tanah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *