Bagaimana Proses Heat Press pada Sablon Kaos?

Proses penekanan sablon ini harus dilakukan dengan menggunakan mesin heat press. Langkah ini tidak membutuhkan waktu lama.

Anda hanya perlu menekan desain ke bahan kaos selama sekitar 20 detik pada suhu antara 140 hingga 150 derajat Celcius. Setelah itu, kaos tetap dingin sehingga lem bisa menempel dengan kuat ke kaos.

Setelah dibiarkan sendiri untuk waktu yang lama, Anda hanya perlu melepas polyflex yang jelas (selotip), dan kaos dari sablon sudah siap dan siap untuk digunakan atau dijual.

Hasil sablon kaos andalas tahan lama, rapi, dan bagus

Karena dibuat menggunakan mesin digital, hasil sablon polyflex memiliki tampilan yang sangat rapi. Dibandingkan dengan bahan sablon lainnya, Polyflex memiliki karakter material yang kuat sehingga hasil cetaknya lebih awet. Selain itu warna-warna yang ada pada material polyflex juga tidak mudah luntur meski dicuci berkali-kali.

Bahan Sablon Kaos dengan Polyflex

Untuk melakukan proses sablon Anda harus terlebih dahulu memiliki sejumlah peralatan pendukung, seperti mesin potong dan panas tekan.

Tapi jangan khawatir, meski mesinnya cukup mahal, Anda bisa menjadikannya sebagai modal tetap untuk meraup untung secara berkelanjutan.

Pada beberapa jenis polyflex pilihan warna masih terbatas, tetapi pada jenis polyflex PU, pilihan warna lebih beragam dan dapat diaplikasikan ke berbagai jenis bahan.

Nah, itu tadi beberapa ulasan tentang kelebihan dan kekurangan polyflex sebagai bahan sablon yang murah dan berkualitas. Saat ini bahan polyflex bisa didapat dengan cukup mudah.

Anda dapat menemukan distributor polyflex di kota-kota besar di Indonesia dan dapat memesan secara online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *